Hadiah Rp30 Juta Nunggu! Kemenag Buka Lomba Cipta Lagu MTQ
Nah, buat kamu yang jago bikin lagu dan pengen karya kamu dikenal se-Indonesia, ini kesempatan emas! Kementerian Agama lagi buka lomba cipta lagu dan mars untuk Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-31. Total hadiahnya? Rp30 juta, cuy!
Yang bikin menarik, lomba ini nggak cuma buat musisi profesional aja. Masyarakat umum, baik individu maupun kelompok, bisa ikutan. Jadi, kalau kamu punya bakat terpendam dalam menulis lagu, ini saatnya unjuk gigi.
MTQ Bukan Sekadar Lomba Baca Quran
Abu Rokhmad, Dirjen Bimas Islam Kemenag, punya pandangan yang fresh soal ini. Menurutnya, MTQ bukan cuma ajang kompetisi tilawah biasa. Lebih dari itu, MTQ adalah medium untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"MTQ bukan hanya ruang kompetisi tilawah, tetapi juga medium penguatan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sosial. Melalui lagu dan mars MTQ, pesan persatuan, harmoni, dan kepedulian terhadap sesama dapat disampaikan dengan cara yang lebih membumi," ujar Abu Rokhmad di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).
Bayangkan, musik yang biasanya kita dengerin buat hiburan, sekarang jadi jembatan dakwah. Keren, kan?
Tema yang Relate Banget: Harmoni & Jaga Bumi
Tema lomba tahun ini: "Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi". Bukan sembarang tema, nih. Ini mencerminkan dua hal penting yang lagi jadi perhatian banyak orang:
- Kerukunan umat beragama di tengah keberagaman Indonesia
- Kepedulian terhadap lingkungan yang makin mendesak
Jadi, lagu yang kamu ciptain harus bisa nyampaikan pesan-pesan ini dengan cara yang inspiratif dan mengena di hati.
Bebas Berkreasi, Tapi Ada Aturannya
Abu Rokhmad bilang, panitia kasih kebebasan dalam pilihan gaya musik. Mau orkestra, pop religi, etnik daerah, paduan suara, sampai marching—silakan! Yang penting, substansi pesan dan karakternya tetap mencerminkan nilai keislaman dan kebangsaan.
Tapi, ada beberapa ketentuan teknis yang perlu kamu perhatiin:
Durasi: 2-3 menit Lagu MTQ: Tempo sedang hingga lambat, nuansa inspiratif Mars MTQ: Tempo sedang hingga cepat, membangun semangat
Soal lirik, ada aturan mainnya juga:
- Harus ada kata "MTQ"
- Bahasa santun dan inspiratif
- Nggak boleh ada unsur SARA, politik praktis, atau kepentingan komersial
- Wajib mengandung nilai syiar Al-Qur'an, persatuan, kerukunan, dan kepedulian lingkungan
"Lirik diharapkan mengandung nilai syiar Al-Qur'an, persatuan dan kerukunan umat, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ini menjadi pesan utama yang ingin kami dorong melalui lomba ini," tegas Abu.
Orisinalitas adalah Kunci
Yang perlu digarisbawahi: karya kamu harus asli dan belum pernah dipublikasikan atau dilombakan di mana pun. Kemenag serius soal ini karena mereka pengen lahir karya-karya baru yang relevan dengan konteks MTQ Nasional.
Jadi, kalau kamu copas atau recycle lagu lama, jangan harap bisa lolos.
Penilaian yang Komprehensif
Panitia nggak main-main dalam menilai. Ada lima indikator penilaian:
- 30% - Kesesuaian tema dan pesan
- 20% - Kekuatan lirik
- 20% - Komposisi dan aransemen musik
- 20% - Karakter mars atau lagu
- 10% - Kualitas penyajian dan produksi
Dari breakdown ini keliatan, konten tetap raja. Tema dan pesan punya bobot terbesar.
Hadiah yang Bikin Melek
Singkatnya, ini pembagian hadiahnya:
🥇 Juara I: Rp15 juta 🥈 Juara II: Rp10 juta
🥉 Juara III: Rp5 juta
Bonus lagi, karya pemenang berpeluang digunakan secara resmi untuk kebutuhan MTQ Nasional ke-31 yang bakal digelar di Jawa Tengah. Bayangin, lagu kamu dikumandangkan di acara nasional!
Cara Daftar? Gampang!
Pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara online melalui s.id/lombamarsmtq. Deadline-nya lumayan panjang: sampai 31 Maret 2026.
Timeline lengkapnya:
- 31 Maret 2026 - Batas akhir pengiriman karya
- 1 Mei 2026 - Pengumuman finalis
- Saat MTQ Nasional ke-31 - Penyerahan hadiah
Abu Rokhmad menambahkan, panitia punya hak untuk memanfaatkan karya pemenang sebagai bagian dari pelaksanaan dan publikasi MTQ Nasional. Jadi, karya kamu bisa jadi soundtrack perjalanan MTQ tahun ini.
Kesimpulannya? Ini bukan sekadar lomba biasa. Ini kesempatan buat kamu nyumbang karya yang punya dampak lebih luas—menyebarkan pesan persatuan, kerukunan, dan kepedulian lingkungan lewat musik. Dan, tentu saja, ada hadiah puluhan juta yang nunggu.
Jadi, tunggu apa lagi? Tuangkan kreativitasmu, rangkai lirik yang inspiratif, dan ciptakan melodi yang menyentuh hati. Siapa tahu, lagu kamu yang bakal jadi anthem MTQ Nasional berikutnya!
Artikel Terkait
Lagi, Penghulu Viral Pimpin Akad Nikah dengan 3 Bahasa
Video penghulu memimpin akad nikah dalam tiga bahasa sekaligus baru-baru ini memecah algoritma media sosial Indonesia. Muhammad Zidni Ilmi, penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, tercatat sudah dua kali jadi sorotan.
KUA Bukan "Kantor Urusan Asmara" — Ini 8 Fungsi + 1 Mandat Strategisnya
Selama ini, banyak dari kita yang tahunya KUA itu ya tempat daftar nikah. Datang, urus berkas, selesai. Padahal, anggapan itu keliru besar
Cinta Saja Tidak Cukup: Kenapa Banyak Pernikahan Retak di 5 Tahun Pertama?
Bayangkan dua orang yang saling mencinta, sudah sah menikah, tapi kemudian kandas bahkan sebelum genap lima tahun. Bukan karena tidak sayang — tapi karena tidak tahu caranya.